MENINGKATKAN PRESTASI KERJA DENGAN SASARAN, UMPAN BALIK, PENGHARGAAN, DAN PENGUATAN POSITIF DALAM ORGANISASI DI MIS MUHAMMADIYAH DOLOPO
MENINGKATKAN PRESTASI KERJA DENGAN SASARAN, UMPAN BALIK, PENGHARGAAN, DAN PENGUATAN POSITIF DALAM ORGANISASI DI MIS MUHAMMADIYAH DOLOPO
Makalah ini diajukan untuk memenuhi salah satu tugas pada mata kuliah
“Perilaku Organisasi dan Kepemimpinan”

Dosen Pengampu:
Nur Kolis, M.Ag., PH.D.
Disusun oleh:
Mualifah Khoirunnisa
502210026
MPI B1
PROGRAM STUDI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM
PASCA SARJANA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONOROGO
2021
A. Meningkatkan Prestasi Kerja Dengan Sasaran, Umpan Balik, Pengahargaan, dan Penguatan Positif DalamOrganisasi
Pendidikan menjadi hal yang sangat fundamental bagi kehidupan seseorang, dengan pendidikan yang baik maka akan baik pula pola pikir dan sikap seseorang. Pendidikan yang baik terbentuk dari pola dan sistem pendidikan yang baik pula. Pola dan sistem pendidikan yang baik terwujud dengan kurikulum yang baik. Keberhasilan suatu lembaga pendidikan ditentukan oleh hubungan yang baik antara pihak sekolah dengan komite dan antara pihak sekolah dengan masyarakat.[1]
Umpan balik positif adalah satu-satunya hal yang dapat memotivasi semua orang untuk tetap melakukan hal baik yang mereka kerjakan dengan bersemangat, bertekad tinggi dan kreatif. Umpan balik positif juga membantu para pemimpin untuk tetap termotivasi dalam melakukan peningkatan.
Penghargaan (Reward) ialah sebagai alat untuk mendidik supaya anak merasa senang karena perbuatan atau pekerjaannya. penghargaan merupakan tindakan dari pendidik yang berfungsi memperkuat penguasaan tujuan pendidikan. Dalam pemberian penghargaan, ada penguatan yang diberikan pendidik kepada siswa. Melalui ketrampilan dasar mengajar dalam bentuk ketrampilan verbal dan non verbal. Penguatan verbal adalah penguatan yang diungkapkan dengan kata-kata, baik kata-kata pujian dan penghargaan atau kata-kata koreksi. non verbal adalah penguatan yang diberikan pendidik melalui ungkapan atau melalui bahasa isyarat. Seperti anggukan kepala, jempol dan lain sebagainya.
Tujuan pemberian penguatan Penguatan mempunyai pengaruh yang berupa sikap positif terhadap proses belajar. Penguatan terhadap pribadi tertentu Penguatan harus jelas kepada siapa ditujukan sebab bila tidak, akan kurang efektif. Penguatan tidak hanya diberikan secara perorangan tetapi juga bisa diberikan secara berkelompok. Penguatan yang digunakan hendaknya bervariasi, tidak terbatas pada satu jenis saja sebab penguatan yang serupa jika diberikan secara terus menerus lambat laun akan menimbulkan kejenuhan
B. Meningkatkan Prestasi Kerja Dengan Sasaran, Umpan Balik, Pengahargaan, dan Penguatan Positif DalamOrganisasi Di MIS Muhammadiyah Dolopo
Prestasi kerja lembaga pendidikan berdampak pada peningkatan mutu lembaga pendidikan . Maka ada beberapa cara yang dilakukan untuk meningkatkan prestasi kerja di MIS Muhammadiyah Dolopo, salah satunya dengan sasaran. MIS Muhammadiyah Dolopo menentukan beberapa sassaran atau tujuan yang akan dicapai untuk meningkatkan mutu sekolah. Diantaranya adalah peningkatan kemampuan hafalan siswa dengan sasaran siswa-siswa yang sudah lancar membaca al-Qur’an. Kegiatan ini diberi nama Dauroh Tahfidz yang harapannya menjadi branding baru bagi MIS Muhammadiyah Dolopo.
Selain itu untuk mewujudkan visi misi sekolah MIS Muhammadiyah menjadikan guru-guru yang mampu berbahasa Arab dan Bahasa Inggris sebagai sasaran. Guru yang menguasai lebih dari 1 bahasa tersbut menjadi sasaran untuk mewujukan salah satu misi MIS Muhammadiyah Dolopo. Guru tersebut diberi kesempatan selebar-lebarnya untuk mengembangkan pembelajaran dan kegiatan kebahasaan. Seperti pembiasaan bahasa, lomba pidato bahasa Arab dan Inggris dan lainnya. Guru dengan sasaran yang tepat akan membantu sekolah mewujudkan visi dan misi sekolahnya.
MIS Muhammadiyah Dolopo melebeli dirinya sebagai sekolah kompetitif yang melahirkan banyak juara-juara pada berbagai bidang perombaan. Maka untuk mewujudkan hal tersebut MIS Muhammadiyah Dolopo menjadikan kegiatan lomba baik internal maupun eksternal sebagai sasaran. Keikut sertaan siswa MIS Muhammadiyah Dolopo dalam berbagai kegiatan lomba baik dalam sekolah maupun luar sekolah mengantarkan MIS Muhammadiyah Dolopo sebagai sekolah yang kompetitif.
Sasaran-sasaran juga terus diperbaruhi dengan meingkatkan kualitas kerja. Misalnya di zaman perkembangan teknologi yang pesat ini maka MIS Muhammadiyah Dolopo menjadikan guru-guru baruyang muda dan fresh graduated sebagai sasarannya. Alasannya adalah guru baru dan mudatersebut mampu mengikuti perkembangan teknologi yang ada, khsusunya teknologi pendidikan. Sehingga meskipun perkembangan teknlogi pesat di masyarakat MIS Muhammadiyah Dolopo tetap mampu memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik kepada masyarakat. Beberapa sasaran di atas yang dituju MIS Muhammmadiyah Dolopo dalam meingkatkan prestasi kerja. Selain itu ada uapaya lainya yang dilakukan untuk meningkatkan prestasi kerja, diantarannya adalah dengan adanyan umpan balik.
Umpan balik yang dilakukan MIS Muhammadiyah Dolopo dalam rangkan meningkatkan prestasi kerja tidak hanya dilakukan antar guru, guru siswa, namun juga antara sekolah dengan wali murid dan masyarakat. Umpan balik yang dilakukan seolah dengan wali murid dan masyarakat berfungsi sebagai infomrasi. Maksudnya adalah sekolah meminta wali murid atau masyarakat memberikan informasi terkait harapan, keinginan, kebutuhan, dan cita-cita masyarakat terhadap pendidikan. Hasil informasi yang didapat tersebut dijadikan umpan balik dalam menentukan kebijakan sekolah. Bahkan MIS Muhammadiyah Dolopo secara aktf berkomunikasi dengan stake holderI demi meningkatkan prestasi kerja sekolah.
Sedangkan umpan balik yang terjadi antar guru MIS Muhammadiyah Dolopo adalah keikut sertaan guru dalam pelatihan, seminar, dan pendidikan. Guru yang mengikuti pelatihan, seminar, dan pendidikan tersebut diberi kesematan seluas-luasnya oleh sekolah untuk mengimplementasikan dan membagikan ilmunya kepada rekan sejawatnya. Ini terus terjadi di MIS Muhammadiyah Dolopo. Bahkan pada beberapa kesempatan sekolah mengirim beberapa guru yang dideegasikan untuk melakukan study banding di sekolah tertentu. Lalu hasil dari study banding tersebut dikembangkan di MIS Muhammadiyah Dolopo. Maka umpan balik yang seperti itu menjadi motivasi bagi guru dan semua orang di sekolah untuk menjadi lebih baik.
Dan umpan balik yang paling banyak terjadi di MIS Muhammadiyah Dolopo adalah di kegiatan belajar mengajar. Guru memberikan umpan balik kepada siswa. seperti meberikan hadiah atau pujian kepada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan baik, begitu juga sebaliknya. Memberi terguran bagi siswa yang kurang baik dalam pembelajaran. Ini bersifat korektif. Selama pembelajaran berlangung guru memberikan umpan balik kepada siswa secara berkala. Bila dirasa dibutuhkan, ini akan menambah motivasi siswa dalam belajar. Juga mengantarkan siswa menjadi lebih baik. Umpan balik juga bisa diberikan dari siswa kepada guru. Misalnya siswa mengajukan pertanyaan kepada guru dan guru menjawab. Maka akan terjadi komuikasi dua arah yang efektif antara guru dan siswa. Kadang kala guru meberi catatan kepada siswa untuk menjadi labeih baik. Catatan ini dikomunikasikan dengan siswa dan wali murid. Tujuannya adalah agar guru dan siswa sama-sama mendapat sesuatu yangdapat meningkatkan belajar siswa. Ini yang terjadi di MIS Muhammadiyah Dolopo dan disebut dengan konseling.
Peningkatan prestasi kerja di MIS muhammadiyah Dolopo dilakukan dengan penghargaan. Penghargaan itu bermacam-mamcam bentuknya. Bisa dari ucapan terimakasih dan penghargaan, pemberian hadian penghargaan dan lainnya. Misalnya siswa yang berprestasi akan mendapat hadiah dari sekolah. Guru yang berhasil mengantarkan siswanya memperoleh juara pada suatu lomba akan diberi penghargaan. Selain itu wali murid yang membimbing siswa selama pembelajaran daring diberi penghargaan oleh sekolah berupa ucapan dalam bentuk flayer. Pemberian penghargaan ini akan meningkatkan kinerja sekolah.
Para guru, siswa, juga wali murid akan berlomba-lomba menjadi lebih baik. Berlomba-lomba untuk memberikan pelayanan dan usaha yang terbaik. Penghargaan ini menjadi salah satu hal yang dinantikan oleh beberapa pihak. Misalnya siswa ingin berprestasi agar mendapat hadiah. Dan lain-lain. Selain itu penghargaan di MIS Muhammadiyah Dolopo tidak hanya diberikan saat memperoleh juaraatau lainnya. Memberikan kesejahteraan guru dengan layak juga merupakan penghargaan atas dedikasi guru selama mengajar di sekolah.
Dari berbagai uraian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa MIS Muhammadiyah Dolopo melakukan sasaran, umpan balik dan pengargaan dalam upaya meningkatkan prestasi kerja. Dan terbukti keberhasilannya. Ditandai dengan bertahannya MIS Muhamamdiyah Dolopo sebagai lembaga pendidikan swasta yang kompetitif dan unggulan.
[1] Mulyasa (2003), Manajemen Berbasis Sekolah ; Konsep, Strategi dan Impleme ntasi, Remaja Rosdakarya, Bandung, hlm 212
Komentar
Posting Komentar